Tutorial Install Debian 8 Di VirtualBox

Posted By Marsyel on Senin, 03 April 2017 | 4/03/2017

TUTORIAL INSTAL DEBIAN 8 DI VIRTUALBOX
  A.   Persiapan
1.      Virtualbox
2.      ISO Debian
  B.    Tahap Penginstallan
1. Buka Virtual Box

 Gambar 1.0 Membuka Virtual Box

2. Klik Baru kemudian isikan Nama,Tipe,Dan versi.
Gambar 1.1 Memilih Tipe dan Versi
  
3. Selanjutnya kita akan Mengatur ukuran memori (RAM), sebaik nya ukuran memori diatur seperti yang disarankan.

Gambar 1.2 Mengatur RAM

4. Kita akan membuat hardisk, pilih Buat hardisk virtual sekarang lalu klik buat.
Gambar 1.3 Membuat Hardisk

5.  Memilih tipe berkas hardisk , Pilih VDI, lalu klik lanjut
Gambar 1.4 Memilih Tipe Berkas Hardisk

6.      Untuk penyimpanan pada hardisk fisik, pilih di alokaskan secara dinamik, lalu klik lanjut.
Gambar 1.5 Memilih Penyimpanan

7.      Untuk ukuran hardisk, kita bisa mengatur seberapa yang di perlukan.
Gambar 1.6 Mengatur Ukuran Hardisk

8.      User Virtual box sudah dibuat.
Gambar 1.7 User Virtual box

9.      Selanjutnya klik mulai, dan masukkan iso debian
Gambar 1.8 Iso Debian

10.  Setelah itu kita akan masuk ke boot menu, pilih Install, kemudian ENTER.
Gambar 1.9 boot menu debian

11.  Setelah tekan enter kita akan memilih bahasa untuk penginstallan sistem. Saya akan memilih bahasa indonesia. Lalu enter
Gambar 1.10 Memilih Bahasa

12.  Selanjutnya sistem akan minta verfikasi, apakah kita akan tetap melanjutkan dengan bahasa yang dipilih. Pilih ya.
Gambar 2.0 Verifikasi Bahasa


13.  Lalu kita akan diminta untuk memilih lokasi, Pilih indonesia. Lalu tekan enter
Gambar 2.1 Memilih Lokasi

14.  Selanjutnya kita akan diminta memilih jenis keyboard, pilih Inggris Amerika. Lalu tekan enter
Gambar 2.2 Memilih Jenis Keyboard

15.  Penginstallan Komponen Tambahan
Gambar 2.3 Penginstallan Komponen tambahan

16.  Selanjutnya kita akan diminta mengisi nama Host. Lalu tekan enter
Gambar 2.4 Mengisi Nama Host

17.  Selanjutnya kita akan diminta memasukkan nama Domain ( boleh dikosongkan ). Setelah itu tekan enter.
Gambar 2.5 Mengisi Nama Domain

18.  Setelah itu kita akan mengisikan kata sandi root. Masukkan kata sandi yang mudah diingat saja. Lalu tekan enter.
Gambar 2.6 Memasukkan Kata sandi Root

19.  Setelah itu kita akan memasukkan ulang kata sandi kita. Lalu tekan enter
Gambar 2.7 Memasukkan Ulang kata sandi

20.  Selanjutnya kita akan mengisi nama lengkap pengguna baru. Isikan dengan nama masing masing.setelah itu enter/lanjutkan
Gambar 2.8 Memasukkan Nama Lengkap

21.  Selanjutnya kita akan mengisikan username. Lalu tekan enter.
Gambar 2.9 Mengisi Username

22.  Setelah itu kita akan memasukkan password untuk user. Password boleh sama dengan password sebelumnya. Lalu tekan enter.
Gambar 2.10 Memasukkan kata sandi user

23.  Masukkan kembali kata sandi yang sama. Lalu tekan enter.
Gambar 3.0 Memasukkan ulang kata sandi



24.  Setelah itu kita akan mengatur zona waktu lokasi kita. Karena saya wita, saya memilih WITA. Lalu enter
Gambar 3.1 Memilih Zona Waktu.

25.  Selanjutnya kita akan mengatur metode pemartisian, pilih Terpandu – Gunakan seluruh Harddisk, lalu tekan Enter.
Gambar 3.2 Memilih Metode Pemartisian

26.  Kemudian pilih SCSI1 (0,0,0) (sda) 19,3 GB ATA VBOX HARDDISK. Lalu enter.
Gambar 3.3 Memilih Harddisk Yang akan Di partisi


27.  Kemudian untuk Pola Partisi pilih “Semua Berkas di satu partisi (disarankan untuk pemula). Lalu tekan enter.
Gambar 3.4 Memilih Pola Partisi

28.  Kemudian pilih selesai , lalu tekan enter.
Gambar 3.5 Partisi Harddisk

29.  Setelah itu kita pilih ‘YA”
Gambar 3.6 Tuliskan Perubahan pada harddisk

30.  Proses penginstallan
Gambar 3.7 Penginstallan

31.  Untuk pemindaian Dvd bisa dipilih tidak. Lalu tekan enter.
Gambar 3.8 Pemindaian DVD

32.  Kemudian akan muncul “Gunakan suatu jaringan cermin (mirror). Pilih tidak lalu tekan enter.
Gambar 3.9 Penggunaan Jaringan cermin

33.  Proses Penginstallan
Gambar 3.10 Proses Penginstallan

34.  Kemudian, Untuk “Berpartisipasi dalam suver penggunaan paket Debian?” pilih no. Lalu tekan enter
Gambar 4.0 Survey Penggunaan paket debian

35.  Kemudian pada Software Selection Kita cukup mencentang Perkakas sistem standar saja , agar perintah yang digunakan berbasis Teks. Untuk menghilangkan tanda * kita bisa dengan menekan spasi. Setelah itu tekan enter.
Gambar 4.1 Pemilihan Perangkat lunak

36.  Proses Penginstallan Perangkat lunak
Gambar 4.2 Penginstallan Perangkat lunak

37.  Setelah itu kita akan memasang boot loader GRUB, pilih ya kemudian tekan enter.
Gambar 4.3 Memasang Boot Loader GRUB

38.  Setelah itu, “Piranti untuk pemasangan boot loader” pilih /dev/sda . kemudian tekan enter.
Gambar 4.4 Piranti Boot loader

39.  Kemudian pilih lanjutkan, dan penginstallan pun selesai.
Gambar 4.5 Penginstallan Selesai

40.  Selanjutnya tekan enter/kita bisa menunggu. Karena sistem akan langsung masuk ke debian.
Gambar 4.6 GNU GRUB

41.  Instalasi selesai dan tinggal masukkan kata sandi akun kita.

Gambar 4.7 Penginstallan Debian Selesai

Tutorial Selesai, Selamat mencoba dan semoga berhasil :). Salam TKJ. Apabila tidak paham/ingin memberi masukan bisa memberikan komentar dibawah. dan juga, apabila anda menyukai post ini silahkan like dan share, apabila tidak suka silahkan like dan share juga :D. 
Blog, Updated at: 4/03/2017

2 komentar:

Translate

Entri Populer